Kota Denpasar juga memberikan beberapa tempat yang bisa dikunjungi guna melakukan kegiatan tour, yang juga sering di sebut dengan "City Tour". Beberapa diantaranya adalah Bajra Sandhi, Museum Bali dan Art Centre. Selanjutnya kita akan membahas ke tiga obyek wisata tersebut.
1. Bajra Sandhi

Objek wisata Bajra Sandhi, merupakan Monumen Perjuangan Rakyat Bali dan menjadi symbol heroik rakyat melawan para penjajah, monumen ini didirikan untuk menghormati para pahlawan serta merupakan lambang persemaian pelestarian jiwa perjuangan rakyat dalam mengusir kolonial Belanda di Ibu pertiwi ini dari generasi ke generasi juga dari zaman ke zaman, serta lambang semangat untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari 17 anak tangga beraada di pintu utama, 8 buah tiang agung di dalam gedung monumen, menjulang setinggi 45 meter. Terlihat begitu artistik, di tengah-tengah kota Denpasar, menjadikannya sebagai objek paling diminati untuk bersantai bersama keluarga oleh warga disekitarnya.
Monumen ini terletak di depan Kantor Gubernur Bali, mengekspresikan sebuah genta yang tinggi menjulang di tengah padma (seroja), lambang pertemuan lingga dan yoni yaitu sifat maskulinitas dan sifat femininitas, memili arti agar melahirkan kesuburan serta kemakmuran, sehingga tercipta kesejahteraan umat. Bangunan ini menerapkan konsepsi Tri Mandala. Perjalanan dari bandara butuh sekitar 30 menit berkendaraan bermotor, lokasinya memang tidak begitu jauh serta mudah diakses. Tiba di lokasi, saat memasuki bangunan, anda bisa naik ke puncak candi melihat keindahan sekeliling taman kota, bangunan ini berada di lapangan Puputan Renon.
Untuk bisa mengunjungi tempat ini, wisatawan bisa ikut paket half day tour semuanya kami telah susun rute perjalanannya. .
Buka setiap hari antara jam 8.30 s/d 16.30
2. Museum Bali
Objek wisata Museum Bali, merupakan salah satu gedung tua yang masih utuh sampai saat ini di kawasan ibu kota Denpasar. Letaknya di pusat kota, tepatnya di sebelah timur Lapangan Puputan Badung, bersebelahan dengan Pura Agung Jagat Natha. Bentuk bangunannya memanjang dari Utara ke Selatan, terbagi menjadi dua tempat bagian. Bagian Utara merupakan komplek bangunan lama, semuanya direncanakan dan dibangun pada tahun 1910. Jadi bagi anda peminat wisata sejarah selama liburan di Bali, anda bisa mengunjungi tempat ini, letaknya di Kota Denpasar, mudah di akses menggunakan kendaraan seperti mobil , sepeda motor maupun angkutan lainnya.
English : Bali Museum
Gapura Museum
Bangunan museum didirikan berdasarkan konsep Tri Mandala yaitu nista mandala (bagian luar), madya mandala (bagian luar sebelum memasuki bagian inti), dan utama mandala (bagian inti).
Di bagian inti (utama mandala) terdapat bangunan, terdiri dari tiga gedung yaitu:
Gedung Tabanan, Paviliun berarsitektur khas Kabupaten Tabanan, tersimpan barang-barang purbakala, seperti benda-benda kesenian, aksesori, peralatan rumah tangga, peralatan upacara, serta bermacam-macam senjata tradisional.
Gedung Buleleng, Gedung berarsitektur gaya Bali Utara tersimpan alat-alat perlengkapan rumah tangga, kerajinan, pertanian & nelayan, alat-alat hiburan, patung-patung primitif dari tanah liat, batu, banyak lagi lainnya.
Gedung Karangasem, Gedung berarsitektur gaya kawasan Timur tersimpan benda-benda prasejarah, benda-benda arkeologi, etnografi, seni rupa serta beberapa lukisan modern.
Buka :Minggu s/d Kemis dari 08.00 - 15.00 dan Jumat dari 08.00 - 12.30
3. Art Centre
Pada pokoknya kawasan Taman Budaya yang dibelah sebuah sungai dari timur ke barat, sehingga kelihatan alami diantara lanskap tertata rapi dengan taman-taman tropisnya, kawasan ini dibagi dalam 4 komplek:
1. Komplek Suci meliputi Pura Taman Beji, Bale Selonding, Bale Pepaosan, dll.
2. Komplek tenang meliputi Perpustakaan Widya Kusuma
3. Komplek setengah ramai meliputi Gedung Pameran Mahudara, Gedung Kriya, Studio Patung, Wisma Seni, wantilan
4. Komplek ramai meliputi Panggung Terbuka Ardha Candra & Panggung tertutup Ksirarnawa (keduanya berada di Selatan Sungai)
Art Centre (Taman Budaya) sebuah tempat untuk merangkum, pelestarian dan pementasan berbagai seni di Bali. Setiap tahunnya saat liburan sekolah tiba di gelar pameran dan Pesta Kesenian Bali atau PKB. Walaupun beberapa orang mengatakan monoton itu-itu saja, tapi event PKB ini sangat diminati, terbukti selalu ramai setiap malamnya.
Pada pertengahan bulan Juni - Juli tiap tahunnya, di Art Center ini digelar pesta kesenian Bali (PKB), even tahunan ini biasanya dibuka oleh presiden Indonesia. Produk produk seni akan hadir di sini, seperti menampilkan pertunjukan budaya dan seni dari perwakilan seniman di seluruh pulau Dewata, jadi pas liburan sekolah, memang setiap tahunnya dibanjiri pengunjung, baik itu oleh penduduk lokal, maupun wisatawan, areal parkir untuk kendaraan seperti bus, mobil serta sepeda motor juga luas, jadi tidak usah khawatir. Berbagai pergelaran seni bisa anda nikmati setiap malamnya saat acara PKB, mulai dari seni wayang, sendratari, seni tari, kreasi baru, bondres, joged, geguntangan. Pokoknya bermacam-macam. Sehingga tempat ini menjadi lokasi ampuh untuk mempertahankan berbagai budaya, seni dan kearifan lokal lainnya.
Demikian penjelasan untuk obyek wisata yang bisa di kunjungi di seputaran Kota Denpasar, semoga bermanfaat bagi semua orang yang membaca maupun wisatawan yang ingin melakukan city tour ke obyek wisata di atas.
Demikian penjelasan untuk obyek wisata yang bisa di kunjungi di seputaran Kota Denpasar, semoga bermanfaat bagi semua orang yang membaca maupun wisatawan yang ingin melakukan city tour ke obyek wisata di atas.